jump to navigation

@abahdedhot dalam episode kefahaman “benar” / “salah” 17 Mei 2008 7:06 pm

Posted by zal in Yang direnungkan.
38 comments

Seorang yang kalau Allah perkenankan aku mengambil seorang sahabat, termasuk dalam kriteria yang aku senang jika Beliau menjadi sahabatku, menuliskan dalam ruang comment salah satu postingan ”disini” seperti ini :

 

NABI-NABI ALLAH… Telah terFAHAMkan betul dengan “lakon” yang diperjalankannya dalam kehidupan. Nyata, terang, jalas tidak tersamar dalam pengamatan pribadinya.
“Benar” dan “salah” adalah unsur hukum, satu paket yang melekat pada perannya sebagai manusia, selayaknya manusia. Paket ini amat sangat diFAHAMinya, ini hanya sekedar “lakon”, tanpa membias kepada sejati pribadinya, RASULULLAH.
Dudukan AKHLAQ dengan tepat, amati bahwa RASULULLAH melekat dengan sifat SIDIQ, AMANAH, FATONAH dan TABLIGH, jangan bergeser dari AQIDAH ini, saksikan dengan senyata-nyatanya penyaksian.
Kisah TAFSIR yang diceritakan, bermakna “pembenaran” atas dalil kemanusiaannya dan kenabiannya. Bila kisah ini tidak di paparkan, maka “peran” sebagai “manusia biasa” (Bashariah Rasulullah) tidak ada pengesahannya. Beliau akan sejajar dengan para malaikat yang statis dalam predikat “benar” yang disandangnya. Bila kisah ini tidak di paparkan, maka “kenabiannya” (yang dianugerahi link access super cepat dengan “BIG BOSS”, sehingga langsung ada “koreksi” dari ke”salah”an manusianya) tidak ada pengesahannya.

“Benar” dan “salah”nya bukan untuk ditiru, bukan untuk dijadikan “pembenaran” saat kita melakonkan “kebenaran” ataupun “kesalahan”.
Kita yang belum terFAHAMkan, kita yang masih mempunyai perasaan “memiliki”, selayaknya senantiasa berharap untuk dianugerahi “keberuntungan”, sehingga terFAHAMkan, eling (dan selaras dengan pola fikir dan salik para NABIALLAH), bahwa kehidupan ini hanya sekedar “lakon” yang sedang digelar, tidak digengggam oleh perasaan eksistensi.

 

Beginilah jika Beliau jika sedang berada pada alam ”kemelinduran”, lihatlah, rangkaian cerita yang tak bertautan, bergerak dan mengalir begitu saja.

 

Entah mengapa, saya merasa ini ”harus” saya jadikan postingan sebagai penyampaian maksud apa yang tersyirat dari apa yang disampaikan Beliau  , mungkin maksudnya agar saya memahami dari apa yang akan saya tulis nantinya, jika demikian maka saya serahkan saja tangan saya dan fikiran serta unsur-unsur pendukungnya berkolaborasi memahamkan saya dari maksud yang ada…

 

Yok kita mulai…

 

(lebih…)

Iklan

Nuding sesat…???, aku punya ceritanya… 3 Mei 2008 10:58 pm

Posted by zal in Yang direnungkan.
35 comments

Fenomena keberagamaan yg belakangan ini mencuat, saling klaim kebenaran, dan tudingan-tudinagan sesat begitu mudah mengalir, tidak tanggung-tanggung bahkan dari Badan Kehormatan dalam Keberagamaan yang memiliki label singkatan MUI , dengan berani melontarkan tentang kesesatan suatu kefahaman, padahal Allah yang menciptakan semua Makhluk tidak pernah mencap makhluqnya dengan sebutan sesat, meskipun DIA menyatakan dalam Al Qur”an “KU tunjuki yang KU kehendaki, KU sesatkan yang KU kehendaki”, namun Allah nggak pernahkan ngasih tahu kepada siapapun, siapa saja yang Beliau sesatkan itu…, atau siapa saja yang sudah Beliau beri petunjuk…

lanjutan dongengan… 

(lebih…)