jump to navigation

(kenangan) saya dan Pak Harto 14 Januari 2008 11:34 pm

Posted by zal in Yang dialamikan.
trackback

He..he…kalau dari judul, saya seperti orang penting aja, bisa kenal dengan dengan ex-RI 1, tersebut……
Sebenarnya sih, saya termasuk orang yang nggak pernah begitu mengidolakan yang namanya Pimpinan-pimpinan, seleb-seleb, dan sejenisnya, bukan lantaran cueknya saya, namun tahu diri aja, meskipun saya mengidola-idolakan, kan tetap saja saya adalah saya, bukan lantas saya akan berdiri sejajar dengan mereka…. (melas…😦 )

Kenangan ini, sebenarnya keisengan yang memberi mimpi ke saya, gimana nggak iseng…, mosok saya yang kampungan dan miskin papa ini, digambarkan sangat dekat dengan Beliau, dan ini bukan dalam satu mimpi saja, entah berapa banyak mimpi yang menggambarkan keakraban kami, namun dari sekian kali, hanya 2 mimpi saja yang paling saya ingat alurnya….

1. Di mimpi tersebut, digambarkan bahwa saya akan menikah dengan anak Beliau, namun engga tahu dengan putri yang mana, sebab waktu itu semua Putri Beliau, sudah menikah, mosok sama Tomy, yah enggak mungkinlah…lha orang ceritanya dimimpi itu dengan Putri Beliau koq..!? (…mempertahankan diri..duluan sebelum di cap homo…:mrgreen: ) , hanya saja Ibu Tien sepertinya engga setuju…dan memang, meskipun sikap Ibu engga terlalu menentang, namun tegas, ada warna ketidak setujuan, lalu saya digambarkan mendatangi Pak Harto, dan kebetulan Beliau sedang meeting (…sepertinya ruang meeting, berada satu lokasi dengan rumah..), Beliau melihat saya dan disuruh menunggu…,
Usai ganti pakaian (salin), Beliau menemui saya di semacam joglo, disamping rumah Beliau, kami sangat akrab seperti Bapak dengan anak Kandung saja layaknya, sambil saya memijat-mijat kaki Beliau, saya di wejangi banyak hal, termasuk didalamnya bagaimana saya harus menyikapi ketidak setujuan Ibu, yang menjadi kesan saya di mimpi ini, Beliau sangat bijak dalam menyikapi apapun….

2. Mimpi berikutnya, saya diajak megikuti kunjungan kerja Beliau, di mimpi ini ada beberapa orang yang bersama kami, termasuk Ibu Tien, perjalanan kali ini kami naik yacht, lokasi yang dikunjungi sangat indah, pantainya menjorok kedalam, dan dikanan-kiri ada bukit yang menambah pesona teluk tersebut, yang belakangan saya menemukan teluk yang hampir mirip dengan mimpi saya tersebut yaitu pantai Pattaya di Thailand.
Anehnya meskipun Beliau membawa Pengawal Kepresidenan, namun tas tersebut, Beliau percayakan kepada saya, kata Beliau “jaga tas ini, didalamnya terdapat berkas yang sangat rahasia..”

Itulah kenangan didalam mimpi yang masih sangat jelas antara saya dengan Beliau, anehnya setelah mimpi-mimpi itu perhatian saya terhadap beberapa kegiatan Beliau menjadi lebih terperhatikan, termasuk acara yang tidak pernah absen saya melihatnya adalah kelompen capir, sebab disini Beliau sangat piawai menjawab dan memberikan solusi tentang hal apa saja yang menjadi pertanyaan peserta, kata orang-orang sih…pertanyaannya sudah diatur, namun rasanya dengan cara menjawab yang sangat alamiah itu dan sangat spontan dari Beliau, sulit saya dapat mempercayai kalau ada pengaturan jawaban tersebut, entah kalau memang Beliau aktor yang sangat berbakat, sehingga bisa menjawab seluwes itu…

Tulisan ini sekedar mengungkapkan rasa kagum saya kepada Beliau, yang saat ini sedang terbaring lemah tak berdaya di RSPP, semoga hal terbaik untuk Beliau dapat disegerakan Allah SWT… aaamiin

Mungkin mengenai mimpi itu ada yang ingin mentaqwilken…silahkenn…silahkenn😆

Komentar»

1. sitijenang - 15 Januari 2008 3:55 am

muahaha… bagaimanapun seorang pemimpin, katanya filosof, memang dilahirkan, bukan hasil cetakan manusia. tapi, kalo menurut tradisi keagamaan sih, *kayaknya* pemimpin itu diturunkan dan dijadikan utusan. *takwil bebas ala kejawen*:mrgreen: 8)

>>>benar, sepertinya jika seseorang ditunjuk sebagai Pemimpin, sebenarnya kepadanya ditambahkan beberapa ornamen yang diperlukan, namun juga ornamen lama engga dikuragi, sehingga dengan segala ornamen inilah dia menunaikan shal…eh tugasnya… baik itu ornamen kebaikan maupun ornamen ketidakbaikan…:mrgreen:

2. joyo - 15 Januari 2008 9:12 am

ohhh mudeng saya ternyata kemesraan antara kiai zal dan abah dedhot itu benar adanya, ternyata bibit homer itu sudah ada sejak dalam dunia ‘mimpi’
*tercerahkan*😀

>>joyo, he..he..yang benar azza, saya dengan abah, satu jiwa dalam 2 variable, namun saya dengan joyo, dua jiwa dalam 1 variable…:mrgreen:

3. qzink666 - 15 Januari 2008 9:56 pm

Mimpi mau kawin sama putri pak Harto?? Mungkin sama mantan menantunya kali pak..
Pilih aja salah satu: Tata Dado atau Halimah..😛

>>heh…, ini dengan puterinya…puterinya…catat.itu…, kalau dengan mantan menantunya, yah aku engga berkesempatan jadi pangeran dunk…😦

4. rozenesia - 15 Januari 2008 11:39 pm

Sepertinya setelah baca ini, malam ini aku mimpi buruk deh = =”

>>hah…😯 emang bedanya mimpi buruk, dengan mimpi baik apaan…😆

5. jiki - 17 Januari 2008 3:31 am

aku koq jarang mimpi yaaa😆

eh lam kenal ya bang😉

>>mungkin ni jiki, karena dunia mimpi itu berada di dunia hantu, lha kalo hantu bermimpi yah mungkin yang barusan bloging kemari itu, masuk mimpinya hantu kali yee…😆 salam kenal juga.. mantan preman…

6. syahbal - 18 Januari 2008 9:19 pm

weesss kayaknya bang zal in calon pemimpin yang percayai pak harto nih… dilihat dari mimpinya kan pak harto nitip tas berisi berkas rahasia…(kayak bisa nafsir mimpi ajah)…heheheh

7. zal - 19 Januari 2008 1:24 am

::weiit…semoga tidaklah syahbal, amanah pada diri sendiri saja sudah sangat berat, apalagi amanah yang sangat besar seperti itu…ampun…😆

8. syahbal - 19 Januari 2008 1:42 am

@zal

saya ampuni….hehehehe…

apa jangan2…dalam kopernya itu isinya duit 100milyard dollar..wah kayaknya dikirimin ke rekeningnya bang zal tuh…heheheheh…

9. zal - 19 Januari 2008 2:18 am

::nah kalau itupun aku engga tahu, disamping dalam mimpi, amanahnya hanya untuk tasnya dipegangi…jadi engga pernah ku buka…😆

10. syahbal - 19 Januari 2008 3:35 am

@bang zal

yah sinetronnya ga seru…
keburu the end…
biarkan isi dalam tas itu jadi misteri..(halah lebay)…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: