jump to navigation

Terima kasih Tuhan Kau sudi mereparasiku… 23 Oktober 2007 2:05 am

Posted by zal in Yang dialamikan, Yang diSajakkan.
trackback

Tuhan…,Banyak waktu sudah kulalui dengan Takbir, ruku’ dan sujudku…

Banyak waktu sudah kulewati dengan beragam bentuk yg katanya ibadah…

Malam-malampun kulalui dengan sepertiga malam utama…itu…..

Namun, memang sih…waktu itu aku tak terfikir mencariMU…Aku cuma, mencari ketenangan, beribadah, dan minta ini-itu dengan cara do’a…

Hei…mengapa Engkau menyetrumku dengan listrik…

Lho..lho…wadow…mati aku…mati aku…

Astaghfirullah.., koq aku bisa terpental…koq kabelnya bisa putus seperti tergunting…

Astaghfirullah, koq pada .waktu kurasa mau mati tadi, koq aku tidak menyebun Asma’ Mu

Padahal, itukan selalu ada dizikirku…lha kalau aku jadi mati, tadi…gimana nasibku…

Bengong…… 

Kamu ria….kamu ria….

Hei…siapa yang mengatakan ini…,

kututup telingaku erat…

Hei…mengapa tetap kudengar suara itu….

busyet….dari diriku sendiri….

Hei…mengapa semua perbuatanku kau sebut ria…???,

mengapa aku sholat sendiripun kau katakana ria…???…

hei…apa kamu Cuma bisa ngomong ria…koq cuma kalimat itu yang kau ucapkan 

akh…malam ini, aku akan menghadapMU Tuhanku…,

malam telah larut, isteri dan anakkupun sudah tidur…

kumatikan lampu…sehingga gelap gulita..

kugelar sajadah….lalu akupun dengan lantang mengucap dalam hati…

Tuhan, kini  hanya ada Engkau dan aku, apakah aku masi ria…. 

Takbirpun melesat dengan khidmad…dari mulut bisikku….

Hei…ada apa ini…wow… aku terguncang…hebat…

Fikiranku menegang tak tahu sebab…

Berguncang bagai ditengah amuk badai…bergelombang besar….

Apakah ini karena aku menantangMU…

akh tapi aku malu…kepadaMU malu menghentikan sholatku…

sebab kulakukan karena menantangMU… 

hei.. mengapa semakin hebat guncangan ini…semakin dahsyat …tak tertahankan…

duh Gusti…aku tak tahan lagi…rekaat demi rekaat kulalui tanpa khidmad..,

..bacaan sholatpun tak mengalir lagi, selain memohon ampun….

Ampun Tuhan…ampuuun…hentikanlah…ammpuun…Tapi tetap tak juga reda….,

akhirnya sujud terakhirpun kudapat…. Aku tak bergeming dari sujud…

namun bukannya bacaan shalat yg kubaca…Aku menyerah…Tuhan…aku menyerah…..terserah..Engkau mau Kau apakan aku…ocehan yang mengalir lewat mulutku…

Takhyat akhirpun kulakukan, bacaannya campur-baur antara bacaan dengan lenguhanku

terserah engkau apapun aku terima….aku menyerah… Hei…ini..luar biasa…

menjelang syahadatku…badai itu reda …

Reda…tiba-tiba…tak ada down tone…

tidak ada tanda apapun…Badai itu reda…., 

Bisakah kau rasakan, bagaimana rasanya berada ditengah laut yang tenang….

Tidur-tiduran diatas perahu yang nyaman….

Menikmati sepoi-sepoinya angin yang entah bertiup entahpun tidak….

Namun kesejukan…sungguh kesejukan..yang tak tergambarkan ….

Lalu syahadatkupun mengalir, bercengkrama dengan rasa syukur…

Hei…suara itu…suara  itu tak lagi mengiang….

Terima kasih Tuhan..Engkau telah sudi mereparasiku…..

Komentar»

1. danalingga - 23 Oktober 2007 4:58 am

Bagaimana agar bisa berserah diri itu Zal? Ajarin dunk😉

2. zal - 23 Oktober 2007 7:24 am

::heh..memang berserah diri, pakek belajar…lihat tuh aku didesak boss…, akh uniknya karyaNYA😆

3. may - 24 Oktober 2007 3:00 am

tak taw mo koment apa… 1/3 malam ku hampir selalu pergi berlayar ke pulau kapuk, cemana lagi…

4. danalingga - 24 Oktober 2007 3:05 am

@zal:

Wah iya pulak ya zal, ternyata memang di paksa oleh Dia, mau nggak mau harus berserah diri.😀

5. zal - 24 Oktober 2007 3:38 am

::may, yah mo cemmana lagi.., rasanya kedudukan pada kehendakNYA…yang tersisa dikita itupun kalo dikasi namanya “Inna a’malu binniat” hanya itu…, itupun supaya kita punya kebanggaan sebagai usaha kita…padahal…

::Allah tahu, kalau aku ini tak sekuat siapapun dan tak ada yang lebih lemah dari aku…, bahkan untuk bersabar yang sederhanapun engga pernah lulus… sure…

6. irdix - 24 Oktober 2007 5:58 am

sssstttttt…..

7. zal - 24 Oktober 2007 8:02 am

::zap..zap…

8. almascatie - 24 Oktober 2007 8:27 am

biayanya berapa yah
*kabur sebelom ditembak*

9. zal - 24 Oktober 2007 9:07 am

::biayanya tergantug… yang…
*heh…koq malah kabur…* ya udah ngga jadi…

10. joyo - 24 Oktober 2007 10:03 am

saya juga mau direparasi🙂

11. zal - 24 Oktober 2007 11:45 am

::joyo, yang reparasi sudah ditempatnya…😆

12. rozenesia - 25 Oktober 2007 2:33 pm

Yakin yang ngereparasi itu Tuhan?:mrgreen:

*dihajar massa*

13. zal - 25 Oktober 2007 5:29 pm

::yakin kalau rezenesia yang komentar, …
*massa dihajar paake M16, sebelum pada meninggal, semua menghibahkan seluruh harta bendanya…nilainya trilyunan, nilai trilyunan itu disebar dipasar…, pasar jadi sepi, dan pedagang menulis pada kiosnya, silahkan diambil apapun…gratis*

14. qzink666 - 27 Oktober 2007 10:51 am

Saya juga mau di reparasi.. Tapi kalo bisa, jangan pake setrum yah..😛

15. zal - 27 Oktober 2007 11:13 am

::qzink666, he..he…bilang aja ‘diri…, nanti dikira ada konspirasi…dan terima suap.. halah…😆
makasih sudah mampir…

16. benbego - 28 Oktober 2007 5:09 am

berapa ongkos servisnya?

17. zal - 28 Oktober 2007 9:08 am

::benbego, ongkosnya…, lho mana benbegonya… ???😆

18. celotehsaya - 29 Oktober 2007 11:15 pm

*pergi keparang tritis waktu pasang*

*berlayar ampe sepertiga malam*

*mencoba sholat dengan khusyuknya*

19. zal - 30 Oktober 2007 1:04 am

::”..bertemu shalat berbeda tempat…”

20. ordinary - 5 November 2007 2:29 am

apdett!!😆

21. epa - 8 November 2007 4:48 am

aq masih kesulitan tuk sholat malem. meski aq ah bangun…!!!! ajari cara donk…!!!

22. zal - 8 November 2007 5:02 am

::epa…entar ya…, *nginget-nginget*


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: