Innalillahi wa inailaihi roji’uun 27 Januari 2008 9:58 am
Posted by zal in Yang direnungkan.trackback
Bapak, demikian ku memanggilmu dalam mimpiku…
Bapak, demikian pula engkau menyebut panggilan untuk dirimu…
Kini, wajah jasad yang ada dalam mimpiku itu telah membujur kaku…
Namun, warnamu melekat pada tiap orang dengan persepsi-pesepsi…
Bapak, kini usai sudah urusan keduniawianmu…
Melesak berjalan dalam wadah akhiratmu…
Apakah menapak kekal…, atau ada kewajiban barumu…???
Apapun yang berlaku, semoga damai dan bahagia disertakan bersamamu….
Selamat kembali Bapak…
Menyatu dalam Kemahaluasan….
Jika ada waktu kembalimu….
Semoga kembalimu dalam kesahajaan….
Minggu, duapuluhtujuh Januari duaribudelapan…
Tanggal kembalinya kehadirat Tuhannya, seoarang Bapak bagiku…
Yang aku yakin sepanjang hidup jasadnya, tak pernah mengenaliku…
Entah, apakah kini ia mengenaliku…, biarlah waktu menjawabnya….
Mulih ka jati mulang ka asal. Semua akan kembali ke asalnya. Tidak bisa dirubah namun bisa berubah. *pertamakss kah…?*
semoga amal dan ibadahnya diterima disisiNya
semoga seluruh amal ibadah nya diterima disisi Allah..
dan dimaafkan segala dosanya…
menyisakan kenangan unik pada masing-masing individu. ke mana aja sih? kirain hiatus juga. kyai absen tuh…
:::almascatie & syahbal… aamiiin…aammmiin Ya Robbal ‘alamiin…
::sitijenang, berprasangka baik pada segala af’alNYA, mungkin akan menemui kebenaran, yap selama 1 minggu dinas ke Medan…jadi engga ketemu waktu untuk membuka blog… he..he
wah kirain ilang lagi temen komentar… wakakaka… kyai Ram hiatus tuh. katanya tugas di pedalaman, entah di mana.
ALLAHUMMAGFIRLAHU WARHAMHA,, WA AAFIHA,, WAAFUANHA,, WA AKRIM NUZULAHA,, WA WASSMUDKHOLAHA,, WAGSILHU BILMAAI WALTSAJI WALBARDI,, WA NAQQHI MINAKHOTOOYAA KAMA NAQQTALLLTSAUBAL ABYADHA MINALDDANASI,, WA ABDILAHU DARAAN KHOIROON MINADAARIHI,, WA AHLAN KHOIROON MINA AHLIHI,, WA ZAUJAN MINA ZAUJIHI,, WA ADKHILHUL JANNATA,, WA AIDZHU MINA ADZABI QOBR WA ADZABINNAAR…AMIIINNN…
artinya…
ya ALLAH! ampunilah dia berilah RAHMAT kepadanya, SELAMATkan dia, AMPUNILAH dan tempatkanlah di tempat yang MULIA, luaskan KUBURANnya, mandikan dia dengan air SALJU dan air ES. BERSIHKAN dia dari beberapa KESALAHAN, sebagaimana ENGKAU membersihkan baju yang putih dari kotoran, berilah rumah yang lenih BAIK daripada rumahnya, berilah KELUARGA yang lebih BAIK dari pada keluarganya, SUAMI yang lebih BAIK daripada suaminya, dan masukan dia ke SURGA, jagalah dia dari SIKSA KUBUR DAN NERAKA…. AMIIINNNN…
::Allahumma Ya Allah, aamiin
*doa universal*
*Turut mendoakan *
Bapak….
Kini aku hanya bisa bilang…
” MIKUL DHUWUR MENDHEM JERO ”
Bapak…
Aku bisa MIKUL DHUWUR karyamu..
Tapi….
Maaf Bapak…
Aku kemarin gak bisa ikutan MENDHEM Jasadmu…
Selamat Jalan Bapak….
Halah..halah…sejak kapan mulai jadi PENYAIR Kang Zal..??
Tapi keren abis…
yup, dah terjadi.
::Goen, aaamiiin…
::arwa, aamiin
::santri gundhul, wah ternyata penjenanga luwih penyair…
::dan, yap…bapak dan ibu jasad membumi…, semoga bapak dan ibu haq mengenali… aaamiin…
selamat Pake, semoga lancar dan sempurna berSatuMu
::aaamiiin